NGOBROL BARENG MELANCHOLIC B1TCH

21 Aug

Ketika intro JONI & SUSI dimainkan “ Ketika Joni dua satu dan susi sembilan belas, hidup sedang bergegas di reruntuh ruang kelas. Kota-kota menjalar liar dan rumah terkurung dalam kotak gelas, dingin dan cemas. Namaku Joni, namamu Susi. Namamu Joni, namaku Susi.” Semua bergetar dan seakan merasuki kisah mereka sebagai sepasang kekasih yang dipenuhi oleh cobaan. Namun mereka tetap saling mencintai satu sama lain. Yap, inilah MELANCHOLIC B1TCH. Band yang diisi oleh Yosef Herman Susilo (Electric-Acoustic Guitar, Mix-Engineer), Ugoran Prasad (Voice, Lyric), Teguh Hari Prasetya (Bass, Keyboard), Yennu Ariendra (Electric Guitar, Synth, Laptop), Septian Dwirima (Percussion, Laptop); Collaborating Artist for BJS: The Wiryo Pierna Haris (guitar), Richardus Ardita (bass, voice), and Andy Xeno Aji (graphic, drawing). Sebuah band yang bergenre ‘ngarang-ngarang’ (candaan mereka) pada tahun 1999 ini mengakui bahwa ketika bermain musik atau bikin karya tidak pernah sekalipun melintas dan jadi penanda musik mereka. Umberco eco bilang ‘pengarang yang baik selalu berusaha untuk lolos dari perangkap pengkotakan genre’. Nah itu lah gambaran musik mereka ketika diwawancarai.

Band ini sempat kehilangan sang vocalis yang dikabarkan telah keluar dari band dikarenakan pindah keluar negri untuk melakukan studi selama satu tahun di New York, Amerika Serikat. Namun diakui oleh personel mereka bahwa “Sejak dulu melbi ( red-panggilan akrab untuk fansnya ) biasa nggak bergantung sama anggota kolektifnya. Yanu pernah pergi hampir setahun ke jepang, ugo juga pernah di New York setengah tahun sebelum ini, yosi pernah break setahun untuk konsen di kerjaan soundnya; dan selama personil2 itu pergi melbi tetep kerja seperti biasa. Abis ini melbi akan main musik untuk tubuh ketiga teater garasi. Bjs akan memasuki fase kedua, kolaborasi dengan Tika. Ugo juga tetep kerja untuk melbi, merancang satu proyek melbi baru berjudul “european famine”. itu yang bisa kami ceritain, sementara ini. lainnya rahasia hehehe” Oh,good idea! Memang sudah seharusnya jika memiliki suatu band tidak harus saling ketergantungan oleh salah satu anggota, karena untuk memajukan sebuah band itu perlu kerja keras dan bukan menggantungi ke-eksis-tensian band pada satu orang saja.

Selain itu, jika ditanya band paling potensial dijogja versi Melbi mereka rada tercengang dan mikir panjang buat menjawabnya ( mungkin karena teman-teman mereka anak band semua kali ya , hehehe ). “Wah ini bisa panjang, jogja dari generasi ke generasi selalu menghasilkan band hebat, dari mulai shaggy dog sampai cranial incisored, dari semacam seek six sick sampai southern beach terror. Jadi nggak heran kalo belakangan nama2 macam frau sampai armada racun mewabah kemana2. ini cuma untuk menyebut beberapa.” Tuh kan bener guys, teman-teman mereka musisi semua. Ancungin jempol buat anak-anak Jogja.😉

Nah, untuk yang satu ini mereka memang terlihat guyon ( red-bercanda ) karena mereka tidak pernah tahu tentang mimpi mereka. “ini pertanyaan serius? kalo yanu beneran disuruh jawab pertanyaan ini dia bisa jawab 400 halaman, dan itu belum selesai🙂 jadi sebaiknya nggak ditanyain ke dia.
Mimpi dia aneh-aneh mulu. Nah masalahnya, personil yang lain jadi minder sama yanu untuk bagi cerita mimpi-mimpinya. Sorry,kalo nggak bisa jawab pertanyaan ini dengan lugas, daripada terjadi kekacauan2.” Jawab mereka sambil cengar-cengir. Ternyata kelihatan bahwa personel mereka yang bernama Yanu alias Yennu Ariendra (Electric Guitar, Synth, Laptop) ini memang sedikit suneh ( red-suka aneh ) hehehe.

Dan kalau ngomongin Melbi, pasti kita juga akan ingat musisi Tika (kartika jahja) dan Frau yang pernah duet oleh mereka. Lalu apa sih perbedaannya menurut Melbi sendiri ? “Beda paling nyata, frau masih awal banget. Tika udah sangat matang; dia tau kekuatannya sebagai songwriter dan vokalis. Dia juga sangat sadar meletakkan dirinya di tengah medan musik Indonesia; apa yang penting dia suarakan, dia protes, dia bela, dia dukung, dan semacam itu. Kami sangat deg-degan kerja dengan dia. Frau sedang mengarah ke sana; potensi songwriternya luar biasa, dia juga berada di lingkungan yang tepat dan sangat supportive. studinya di antropologi, juga sumber pengetahuan yang kaya. Satu hal yang paling penting, pribadinya sangat sederhana. Gabungan antara potensi tinggi dan sikap rendah hati, kami yakin cenderung menjanjikan hasil yang luar biasa. Kami sangat berdebar2 untuk masa depan frau.” Wah, pasti ditunggu-tunggu sekali jika ada acara yang menampilkan Melbi,Frau dan Tika dalam satu panggung.Pasti bakal bikin nama kota Jogja ini,semakin werrrrrrrr…. !

Memang sih kota Jogja itu banyak seniman yang nggak kalah se(n)iman kota-kota lainnya. Namun ada nggak ya seniman yang berpengaruh bagi Melbi ? “Wah banyak banget. Jogja kaya seniman dari berbagai disiplin seni (dan padahal kami sendiri gak cuma membatasi inspirasi kami dari jogja) dari generasi sebelumnya, kami terinspirasi mas jaduk dan kua etnika, mbah sapto (rahardjo alm.), mas butet, mas landung. Mereka adalah seniman panutan kami. Dari generasi kami sumber inspirasi kami juga banyak; ada teater garasi, kill the dj dan jogja hip hop foundation, jompet, ari wulu, shaggy dog, seek six sick. Termasuk kami terinspirasi dengan yang lebih muda. Dengan frau misalnya, kami belajar lagi pentingnya untuk menjadi rendah hati, jujur, dan sederhana.” Duh, banyak juga seniman yang berpengaruh buat Melbi. Tapi mudah-mudahan nggak hanya yang se(n)iman saja namun semua kalangan bisa menyukai karya Melbi ini dan semoga kalian juga jadi inspirasi buat band kalangan muda ke depannya. Amin.

NB : bagi yang masih penasaran tentang MELBI, bisa klik links ini.

http://www.melancholicbitch.co.cc
http://www.last.fm/music/melancholic+bitch
http://www.myspace.com/melancholibitch
http://twitter.com/mlnchlcbitch
http://www.melancholicb1tch.blogspot.com
http://kotakgelas.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: