Wacana Baik atau Tidak Baik, tanda tanya.

25 Jul

Baik? Apa sih arti dari sebuah kata “Baik”? Okey, kalo gue nyari dalam Kamus Bahasa Indonesa Online. Baik itu adalah [a] elok; patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dsb): karangan bunga itu — sekali; (2) a mujur; beruntung (tt nasib); menguntungkan (tt kedudukan dsb): nasibnya — sekali; mendapat kedudukan yg –; (3) a berguna; manjur (tt obat dsb): buku ini sangat — untuk dibaca; daun kumis kucing — untuk obat penyakit ginjal; (4) a tidak jahat (tt kelakuan, budi pekerti, keturunan, dsb); jujur: anak itu — budi pekertinya; (5) v sembuh; pulih (tt luka, barang yg rusak, dsb): sudah dua minggu dirawat di rumah sakit, ia belum — juga; lukanya sudah –; (6) a selamat (tidak kurang suatu apa): selama ini keadaan kami — saja; (7) a selayaknya; sepatutnya: kami diterima dng –; — orang ini kusuruh pulang sekarang; (8) p (untuk menyatakan) entah … entah …: — di kota maupun di desa, olahraga sepak bola digemari orang; (9) p ya (untuk menyatakan setuju): berangkatlah sekarang! — , Ayah; (10) n kebaikan; kebajikan: kita wajib berbuat — kpd semua orang

SKIP. KEBANYAKAN.😀

Gue ngerasa masih banyak orang yang mau menjadi orang ‘baik’ dan kebanyakan orang juga menghindari jadi orang ‘tidak baik’. Well, kayak permintaan kita kalo tiap diakhir tahun atau sekedar cita-cita yang bilang “gue cuma mau jadi orang baik aja kok”. Segitu simpelnya sih. Seperti waktu lo mendefinisikan jadi orang baik itu, misalnya aja lo ngasih permen ke anak kecil yang lagi nangis. Kata Ibu tuh anak, lo pasti orang yang baik. Atau si Taksido bertopeng (kartun Sailormoo0  Itu dibilang baik? (Didunia kartun sih, hehehe) Cuma apa iya sekedar dibilang baik jika hanya memberikan seperti itu?

Menurut gue di jaman 2011 semua kebaikan itu jadi ambigu lho. Coba deh lo tanya sama anak-istri nya Nazaruddin. Yang sekarang lagi gempar-gemparnya jadi buronan se-Indonesia eh masih aja lho dibilang ‘baik’ sama sanak keluarganya. Tiap orang itu berbeda-beda versi untuk dibilang ‘baik’ kali yaa. Dia emang korupsi masyarakat, duitnya orang banyak dia telen buat kepentingan individunya. Beli mobil dengan merk terkenal, beli baju dengan merk aduhai. Hah….rancu..

Gue sedikit bingung aja sama nilai kebaikan yang seharusnya simpan dimana yaaa? Atau ada etika nya nggak sih buat dibilang nilai kebaikan? #mendramatisir

Oiah, gimana saat nilai ‘tidak baik’ itu ada yaaa. Seperti  si penceramah pemuka agama (sebut saja satu Tuhan lima agama yaa, biar adil) yang selalu memberikan petuah-petuahnya. Kadang nih..kadaaaaaaang… (ragu-ragu) suka dinilai tidak baik lho mereka. Kalo kata si #premanpasar “ah ngapain si tuh sibuk-sibuknya ngasih ocehan agama ke gue?”. Padahal itu ada lho di Al-Kitab, Al-Qur’an atau kitab yang lainnya. Itu resmi ala agama. Tapi karena mungkin si #premanpasar ini mulai gerah, dia bikinlah agama baru. Agama yang aturannya dibuat oleh beberapa sekelompok orang. Terus jadi rancu deh tuh. Mereka buat itu karena (katanya) bisikan Nabi, bisikkan Malaikat atau bisik-bisik tetangga (versi dangdut). Hahaha. #ngaco

Ahhh kok jadi rancu yaa… mungkin gue yang rancu nulisnya. Maaf deh kalo gitu #sekian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: