Pilkada atau Pilkadot

22 Oct

 

Hari ini tepatnya oleh pencoblosan Pilkada alias Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Daerah 2011. Sejak tadi pagi, tepatnya didepan rumah saya sudah ramai oleh orang-orang yang sibuk dengan coblos mencoblos. Terlebih yang saya baru bangun jam setengah 8 pagi, cuma melongok dari jendela atas keramaian tersebut dan bikin kopi sangatlah lebih menyegarkan ketimbang urusan mencoblos.

Sesampainya siang hari, yang kelihatannya saya sangatlah berleha-leha didepan monitor laptop lalu ada suara-suara aneh yaitu suara Ibu saya yang memanggil atau pun berteriak lebih tepatnya untuk menyuruh ikut pencoblosan pilkada ini. Tapi apa boleh buat saya lebih memilih dikamar sambil searching gono-gini. Dan yang lebih saya malesin adalah ketika Ibu saya bilang “Kamu kenapa sih gak mau nyoblos? Kan gak enak sama Pak RT uda didaftarin nama nya.” Coba perhatikan baik-baik suruhannya! Jadi Ibu saya nyuruh ikut pencoblosan karena unsur gak enak sama Pak RT atau tetangga sekitar doang ya? Kan itu pemilihan adalah hak setiap orang, berarti saya juga punya hak dong buat tidak memilih siapapun diantara kandidat tersebut? Kalo pun mereka berhak atas penyalonannya sebagai ketua atau wakil daerah, saya juga punya hak untuk tidak bersuara oleh siapa pun toh.

Apa salahnya jika saya golput? Saya lebih suka polkadot karena dia lebih lucu daripada pemilihan gono-gini soalnya itu kayak perebutan harta sih. Yang ujung-ujungnya cuma demi jabatan terus…… ah skip waelah!

#salamgolput

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: