B(R)UTA(L)

24 Dec

 

“Anak jalanan yang bukan punkers nggak dikasih kesempatan sekolah -Iman Fattah- (Gitaris band Raksasa) 

Terdengar tragis berita yang ada, perlakuan bengis diterima nya. Puluhan anak digunduli oleh para seleb penguasa. Katanya anak-anak meresahkan warga. Ah padahal itu cuma alasan belaka, nyatanya mereka hanya sedang bersenang-senang saja. Dimana peran dewasa? Kalian main selonong mengkotak-kotakan, dasar egois.

Jangan salahkan jika seluruh dunia mengisi keprotesan kalian lewat apa saja. Di jagad maya pun menebar aksi caci maki kian membara, semakin menjadi tentu nya. Mengapa hanya mereka yang kalian sekolahkan? Apa kalian tidak melihat dipersimpangan jalan, gang rumah mu didepan, ada yang sama kan? Sama-sama compang-camping tapi setiap hari pura-pura melintas saja tanpa membantu apa-apa. Lalu sekarang kalian mengurung mereka dengan alasan ‘di-se-ko-lah-kan’. Apa yang kalian ajari? Tata krama? Bahasa Indonesia? Atau budaya pop meng-korupsi? Apa kalian butuh sesuap uang baru dilepaskan? Waw.

Jangan bersikap BUTA pada yang BRUTAL, toh kalian lebih parah karena mengesampingkan kenakalan pejabat yang makan duit rakyat. Itu termasuk “senang-senang” kah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: